FILM TEATER SVATUHARI “MELODI MASA LALU” BERSAMA LEYLA ADERINA DAN ALVIN LAPIAN SEBAGAI LANGKAH AWAL RESMINYA HARI TEATER NASIONAL
FILM TEATER SVATUHARI “MELODI MASA LALU” BERSAMA LEYLA ADERINA DAN ALVIN LAPIAN SEBAGAI LANGKAH AWAL RESMINYA HARI TEATER NASIONAL

Jakarta, 11 November 2021 Teater Svatuhari akan meluncurkan film teater berjudul “Melodi Masa Lalu” pada tanggal 25 November 2021 yang akan diunggah pada kanal YouTube Svatuhari dan juga akan melakukan premier di Galeri Indonesia Kaya pada waktu yang sama. Bersama dengan beberapa pelaku seni ternama di Indonesia yaitu Leyla Aderina, Alvin Lapian, Anissa Sarah dan Nayaka Maleakhi, produksi film teater ini merupakan langkah awal dimulainya perjalanan petisi Hari Teater Nasional pada 2022 mendatang.



Joseph Moris, Founder Teater Svatuhari menyatakan, “Apabila tidak ada gerakan kesatuan anak muda, teater Indonesia akan selalu stagnan bahkan dilupakan. Maka dari itu, kami bergandeng tangan bersama sejumlah kelompok teater dalam gerakan ‘Generasi Teater’, berkolaborasi untuk memajukan teater di Indonesia dalam skala Nasional.” Ia juga melanjutkan bahwa, “Tentunya hal tersebut dapat menyatukan generasi peduli teater untuk mewujudkan Hari Teater Nasional yang akan membangkitkan seni teater di seluruh Indonesia”.



Rinaldy Zulkarnain, Co-Founder Teater Svatuhari juga menambahkan, “Film teater dapat membuat teater bisa dinikmati terutama saat pandemi. Asimilasi antara film dan teater tentunya akan menjadi hal menarik bagi generasi muda yang terfokus kepada digital platform.” Ia juga mejelaskan bahwa,“Penggarapan teater dengan iringan musik secara langsung dan dialog tanpa henti melambangkan kehidupan, tata panggung yang menarik, tata kamera yang menghasilkan gambar sinematik, sampai kualitas penyuntingan tentunya akan menghasilkan karya segar untuk meningkatkan gairah seluruh masyarakat Indonesia terhadap teater”.

Film teater “Melodi Masa Lalu” yang diperankan oleh Leyla Aderina, Alvin Lapian, Anissa Sarah dan Nayaka Maleakhi menceritakan tentang seorang gadis berusia 18 tahun bernama Melodi yang memiliki bakat dalam bidang musik khususnya gitar. Namun sayangnya, orang tuanya meninggal dalam kecelakaan saat mengantar Melodi menuju perlombaan beberapa tahun silam. Sejak saat itu, Melodi memiliki kesulitan untuk tampil di depan umum terutama untuk bermusik. Kemudian disaat bibinya tidak sanggup lagi menanggung biaya pendidikan Melodi dan adiknya sekaligus, ia harus memilih antara ia atau adiknya yang harus meneruskan pendidikan. Diwaktu yang bersamaan, Juno, sahabatnya memberikan formulir pendaftaran beasiswa perkuliahan melalui musik yang memperhadapakannya kepada sebuah pilihan yaitu tidak kuliah atau kuliah namun ia harus melawan trauma masa kecilnya.



Film teater “Melodi Masa Lalu” merupakan awal dari bangkitnya industri teater di era digital saat ini. Bersama dengan 19 kelompok teater dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam ‘Generasi Teater’ dipimpin oleh Teater Svatuhari siap untuk melopori petisi Hari Teater Nasional. Rangkaian program yang akan dilaksanakan sejak November 2021 sampai pada November 2022 meliputi produksi film teater, webinar, kampanye keikutsertaan setiap anggota Generasi Teater pada sosial media, pengajuan petisi Hari Teater Nasional, serta parade pementasan teater beruntun oleh anggota Generasi Teater di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) dengan puncak kulminasi yaitu pengesahan ‘Hari Teater Nasional’.



Teater Svatuhari pertama kali dibentuk pada tanggal 24 September 2010 yang pada awalnya bernama Someday Project dan kemudian lahir kembali di tahun 2020 dengan nama Teater Svatuhari. Teater Svatuhari merupakan sebuah Teater Digital yang membantu anak muda menemukan dirinya. Memberikan edukasi mengenai teater digital, penokohan dan pementasan, menyuguhkan karya bahkan produksi teater secara digital kepada khalayak luas melalui setiap platform yang dimilikinya terutama Instagram dan YouTube. Melalui ekspresi seni dalam kehidupan sehari-hari, Teater Svatuhari memampukan, mendengarkan, dan menyuarakan setiap pendapat anak muda. Produksi Teater Svatuhari menyuarakan suara yang tak terdengar dalam Teater Digital. Edukasi Teater Svatuhari adalah selebrasi karya teater digital yang megah dan inspiratif.

 

Narahubung:

Rifa

 

svatuhari@gmail.com

 

BACA JUGA...
PEGGY GOU SIAP
PEGGY GOU SIAP "MENGGOYANG" WE THE FEST 2024!
Disjoki asal Korea Selatan, Peggy Gou tidak sengaja membocorkan kabar bahwa ia akan manggung di acara We The Fest 2024. Ia membagikan jadwal manggungnya mula...
Read More...

Gerakan Titik Koma “;” Talkshow & Consultation : Choose Not to End One's Life But to Continue Fighting
Gerakan Titik Koma “;” Talkshow & Consultation : Choose Not to End One's Life But to Continue Fi...
Gerakan Titik Koma “;” telah menyelenggarakan talkshow & konsultasi dengan tema “Choose Not to End One's Life But to Continue Fighting” pada Sabtu, 4 September 2021 secara offline...
Read More...

Album “Fact Check” Bawa NCT 127 Ke Puncak Chart
Album “Fact Check” Bawa NCT 127 Ke Puncak Chart
Boy group NCT 127 meraih kesuksesan gemilang dengan album terbarunya, "Fact Check”
Read More...

WEASTERNESIA : THE RHYTM OF NUSANTARA
WEASTERNESIA : THE RHYTM OF NUSANTARA
Pada tanggal 12 Februari 2020, Performing Art Communications Class 22-1 TP London School of Public Relations Jakarta menyelenggarakan event bertajuk Weasternesia...
Read More...

FILM AGAK LAEN : FILM PERTAMA YANG TEMBUS 4 JUTA PENONTON DI 2024!
FILM AGAK LAEN : FILM PERTAMA YANG TEMBUS 4 JUTA PENONTON DI 2024!
Setelah berhasil mencatatkan rekor sebagai film Indonesia pertama yang berhasil menembus 3 juta penonton di tahun 2024, Film Agak Laen karya sutradara Muhadkly Acho kembali menoreh presta...
Read More...

PEGGY GOU SIAP
PEGGY GOU SIAP "MENGGOYANG" WE THE FEST 2024!
Disjoki asal Korea Selatan, Peggy Gou tidak sengaja membocorkan kabar bahwa ia akan manggung di acara We The Fest 2024. Ia membagikan jadwal manggungnya mula...
Read More...

Gerakan Titik Koma “;” Talkshow & Consultation : Choose Not to End One's Life But to Continue Fighting
Gerakan Titik Koma “;” Talkshow & Consultation : Choose Not to End One's Life But to Continue Fi...
Gerakan Titik Koma “;” telah menyelenggarakan talkshow & konsultasi dengan tema “Choose Not to End One's Life But to Continue Fighting” pada Sabtu, 4 September 2021 secara offline...
Read More...

Album “Fact Check” Bawa NCT 127 Ke Puncak Chart
Album “Fact Check” Bawa NCT 127 Ke Puncak Chart
Boy group NCT 127 meraih kesuksesan gemilang dengan album terbarunya, "Fact Check”
Read More...

WEASTERNESIA : THE RHYTM OF NUSANTARA
WEASTERNESIA : THE RHYTM OF NUSANTARA
Pada tanggal 12 Februari 2020, Performing Art Communications Class 22-1 TP London School of Public Relations Jakarta menyelenggarakan event bertajuk Weasternesia...
Read More...

FILM AGAK LAEN : FILM PERTAMA YANG TEMBUS 4 JUTA PENONTON DI 2024!
FILM AGAK LAEN : FILM PERTAMA YANG TEMBUS 4 JUTA PENONTON DI 2024!
Setelah berhasil mencatatkan rekor sebagai film Indonesia pertama yang berhasil menembus 3 juta penonton di tahun 2024, Film Agak Laen karya sutradara Muhadkly Acho kembali menoreh presta...
Read More...